Jama'ah Penuh Berkah

Tidak ada dakwah tanpa kepemimpinan. Kadar tsiqah antara qiyadah dan jundiyah menjadi penentu bagi sejauh mana kekuatan sistem jamaah, kemantapan langkah-langkahnya, keberhasilan dalam mewujudkan tujuan-tujuannya, dan kemampuannya dalam mengatasi berbagai tantangan dan kesulitan.

Bekerja Untuk Indonesia

Dan Katakanlah: Bekerjalah kamu, Maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) yang mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan. (9:105)

Inilah Jalan Kami

Katakanlah: Inilah jalanku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak (kamu) kepada Allah dengan hujjah yang nyata, Maha suci Allah, dan aku tiada Termasuk orang-orang yang musyrik. (12:108)

Biduk Kebersamaan

Biduk kebersamaan kita terus berjalan. Dia telah menembus belukar, menaiki tebing, membelah laut. Sayatan luka, rasa sakit, air mata adalah bagian dari tabiat jalan yang sedang kita lalui. Dan kita tak pernah berhenti menyusurinya, mengikuti arus waktu yang juga tak pernah berhenti.

Kesungguhan Membangun Peradaban

Semua kesungguhan akan menjumpai hasilnya. Ini bukan kata mutiara, namun itulah kenyataannya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang diusahakan dengan sepenuh kesungguhan.

Tampilkan postingan dengan label Adab Sehari-hari. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Adab Sehari-hari. Tampilkan semua postingan

Kamis, 27 Januari 2011

ADAB BERISTINJA’ (BUANG AIR)

           Diantara kebiasaan sehari-hari yang dilakukan manusia adalah masalah buang hajat atau buang air,baik buang air besar maupun kecil yang dalam bahasan fiqih masuk dalam bab Thoharoh atau bersuci. Dan sesungguhnya Islam telah memberikan aturan-aturan tentang tata cara buang hajat yaitu dengan memberikan tuntunan berupa adab-adabnya, sehingga kebiasaan tersebut dapat menjadi suatu ibadah.
Diantara adab-adab buang air, yang harus diperhatikan adalah:
A.    Adab Sebelum Buang Air.

ADAB MEMBACA AL-QURAN

Al Qur’anul Karim adalah firman Alloh yang tidak mengandung kebatilan sedikitpun. Al Qur’an memberi petunjuk jalan yang lurus dan memberi bimbingan kepada umat manusia di dalam menempuh perjalanan hidupnya, agar selamat di dunia dan di akhirat, dan dimasukkan dalam golongan orang-orang yang mendapatkan rahmat dari Alloh Ta’ala. Untuk itulah tiada ilmu yang lebih utama dipelajari oleh seorang muslim melebihi keutamaan mempelajari Al-Qur’an. Sebagaimana sabda Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam, “Sebaik-baik kamu adalah orang yg mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

Kamis, 06 Januari 2011

Adab Berbicara

Dalam proses pencernaan makanan, lidah berperan sebagai organ yang bertugas menghantar makanan yang telah dikunyah gigi bisa masuk ke dalam tenggorokan. Bayangkan jika kita tidak memiliki lidah, mungkin kita akan kesulitan menelan makanan. Enzim amilase yang terdapat di kelenjar ludah sangat dibutuhkan dalam proses pencernaan karbohidrat dalam makanan kita. Itulah lidah salah satu komponen tubuh yang sangat penting bagi kehidupan kita. Selain itu lidah merupakan alat utama bagi manusia untuk berkomunikasi.
Pembicaraan dalam bahasa Al-Quran dinamai kalam. Dari akar kata yang sama terbentuk kata lain dalam bahasa Arab yang berarti luka. Ini menjadi peringatan bahwa kalam juga dapat melukai. Bahkan, luka yang diakibatkan lidah bisa lebih parah dari pada oleh pisau. ”Anda menawan apa yang akan diucapkan, tetapi begitu terucapkan maka andalah yang menjadi tawanannya.”

Adab Memberi Salam

Kalau kita mau merenungkan betapa banyak pahala-pahala Allah yang tersedia setiap harinya untuk kita raih, tapi justru sering kita remehkan dan abaikan. Dari semenjak kita terjaga dari tidur hingga sampai tidur kembali, semuanya terdapat pahala yang terhampar tak terhitung banyaknya serta keuntungan yang nyata di dunia dan akhirat. Tentunya dengan catatan, kalau semuanya kita jalani sesuai dengan ketentuan yang telah digariskan syariat.

Adab Hari Jum'at

1.        Memperbanyak do’a dan mendekatkan diri kepada Alloh, karena di hari Jum’at terdapat waktu yang mustajab (dikabulkannya do’a). Hal ini berdasarkan hadits Rasululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam,

ADAB TIDUR

ADAB HARI JUM'AT

1.        Memperbanyak do’a dan mendekatkan diri kepada Alloh, karena di hari Jum’at terdapat waktu yang mustajab (dikabulkannya do’a). Hal ini berdasarkan hadits Rasululloh Shallallaahu 'Alaihi Wa Sallam,

Adab Menguap dan Bersin

Penulis: Ummul Husain
Muraja’ah: ustadz Abu Ukkasyah Aris Munandar
Kebanyakan dari kita, mungkin beranggapan bahwa ibadah hanyalah sebatas pada shalat, puasa, haji, dan zakat. Padahal ibadah adalah segala sesuatu yang dicintai oleh Allah dan yang telah dicontohkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Salah satu ibadah yang telah diremehkan oleh sebagian kaum muslim adalah menjaga adab-adab yang telah diajarkan oleh Islam.

Adab Makan dan Minum

Disusun ulang oleh: Ummu Aufa
Muroja’ah: Subhan Khadafi, Lc.
a. Memulai makan dengan mengucapkan Bismillah.
Berdasarkan hadits Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam:
“Apabila salah seorang diantara kalian hendak makan, maka ucapkanlah: ‘Bismilah.’ Dan jika ia lupa untuk mengucapkan Bismillah di awal makan, maka hendaklah ia mengucapkan ‘Bismillahi Awwalahu wa Aakhirahu (dengan menyebut nama Allah di awal dan diakhirnya).’” (HR. Daud Dishohihkan oleh Syaikh Al Albani dalam Shohih Ibnu Majah: 3264)